Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Global Sukses Digital Tbk. (DOSS) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Global Sukses Digital Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Global Sukses Digital Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Global Sukses Digital Tbk. diperdagangkan di Rp134 (kapitalisasi pasar 232,88 M, volume 24 jam 148,7 rb), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp57 (kapitalisasi pasar 947,79 M, volume 24 jam 13,56 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 4,1× kapitalisasi pasar Global Sukses Digital Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (13,56 jt vs 148,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DOSSSQMI
Kapitalisasi Pasar
232,88 M947,79 M
Volume
148,7 rb13,56 jt
Lot
1,49 rb135,59 rb
Perputaran
19,43 jt797,5 jt
Harga Rata-rata
130,6958,82
Nilai Transaksi
19,43 jt797,5 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
13557
Volume Ekuilibrium Indikatif
1009,67 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DOSS
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Global Sukses Digital Tbk.

PT Global Sukses Digital Tbk (Company) was established based on Deed No. 03 dated October 1, 2013 by Fenty Abidin, S.H., Notary in Jakarta. The Company began commercial operations in 2013. PT Sukses Investama Indonesia is a parent entity and an ultimate parent entity of the Company.

Selengkapnya di halaman DOSS

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI