Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Global Sukses Digital Tbk. (DOSS) vs Goodyear Indonesia Tbk. (GDYR)

Global Sukses Digital Tbk.Trading
Goodyear Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Global Sukses Digital Tbk. dan Goodyear Indonesia Tbk.: Global Sukses Digital Tbk. diperdagangkan di Rp134 (kapitalisasi pasar 232,88 M, volume 24 jam 148,7 rb), sedangkan Goodyear Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp1.080 (kapitalisasi pasar 453,05 M, volume 24 jam 2,7 rb). Perbedaan utamanya: Goodyear Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Global Sukses Digital Tbk. lebih aktif diperdagangkan (148,7 rb vs 2,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DOSSGDYR
Kapitalisasi Pasar
232,88 M453,05 M
Volume
148,7 rb2,7 rb
Lot
1,49 rb27
Perputaran
19,43 jt2,97 jt
Harga Rata-rata
130,691.100,74
Nilai Transaksi
19,43 jt2,97 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
135
Volume Ekuilibrium Indikatif
100

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DOSS
Lihat detail
GDYR
Lihat detail

Tentang Global Sukses Digital Tbk.

PT Global Sukses Digital Tbk (Company) was established based on Deed No. 03 dated October 1, 2013 by Fenty Abidin, S.H., Notary in Jakarta. The Company began commercial operations in 2013. PT Sukses Investama Indonesia is a parent entity and an ultimate parent entity of the Company.

Selengkapnya di halaman DOSS

Tentang Goodyear Indonesia Tbk.

PT Goodyear Indonesia Tbk (the Company) was established on January 6, 1917 under the name “NV The Goodyear Tire & Rubber Company Limited” and changed its name to “PT Goodyear Indonesia” on July 25, 1978. On November 10, 1980, the Company obtained approval from the Capital Market Supervisory Board (BAPEPAM) to offer a portion of its shares to the public through the Indonesia Stock Exchange. Effective December 22, 1980, 6,150,000 shares of the Company with total par value of Rp 6,150,000 (equivalent to 15% of the total issued and outstanding shares) were officially listed in Jakarta Stock Exchange.

Selengkapnya di halaman GDYR