Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Era Media Sejahtera Tbk. (DOOH) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Era Media Sejahtera Tbk.Trading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Era Media Sejahtera Tbk. dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Era Media Sejahtera Tbk. diperdagangkan di Rp122 (kapitalisasi pasar 959,62 M, volume 24 jam 29,09 jt), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.030 (kapitalisasi pasar 23,69 T, volume 24 jam 13,03 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 24,7× kapitalisasi pasar Era Media Sejahtera Tbk., dan Era Media Sejahtera Tbk. lebih aktif diperdagangkan (29,09 jt vs 13,03 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DOOHJPFA
Kapitalisasi Pasar
959,62 M23,69 T
Volume
29,09 jt13,03 jt
Lot
290,9 rb130,26 rb
Perputaran
3,63 M26,31 M
Harga Rata-rata
124,822.019,74
Nilai Transaksi
3,63 M26,31 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1222.030
Volume Ekuilibrium Indikatif
2,51 rb8,34 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DOOH
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Era Media Sejahtera Tbk.

PT Era Media Sejahtera Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 18 dated January 14, 2021 of Janty Lega, S.H., M.Kn., a notary in South Jakarta. The Company started its commercial operations on January 2021. The immediate and ultimate parent entity and thecontrolling interest of the Company is PT Prambanan Investasi Sukses.

Selengkapnya di halaman DOOH

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA