Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Era Media Sejahtera Tbk. (DOOH) vs Eratex Djaja Tbk. (ERTX)

Era Media Sejahtera Tbk.Trading
Eratex Djaja Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Era Media Sejahtera Tbk. dan Eratex Djaja Tbk.: Era Media Sejahtera Tbk. diperdagangkan di Rp268 (kapitalisasi pasar 2,2 T, volume 24 jam 94,98 jt), sedangkan Eratex Djaja Tbk. diperdagangkan di Rp190 (kapitalisasi pasar 243,16 M, volume 24 jam 377,8 rb). Perbedaan utamanya: Era Media Sejahtera Tbk. jauh lebih besar — sekitar 9× kapitalisasi pasar Eratex Djaja Tbk., dan Era Media Sejahtera Tbk. lebih aktif diperdagangkan (94,98 jt vs 377,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DOOHERTX
Kapitalisasi Pasar
2,2 T243,16 M
Volume
94,98 jt377,8 rb
Lot
949,77 rb3,78 rb
Perputaran
26,05 M71,67 jt
Harga Rata-rata
274,26189,69
Nilai Transaksi
26,05 M71,67 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
268190
Volume Ekuilibrium Indikatif
11,65 rb29

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DOOH
Lihat detail
ERTX
Lihat detail

Tentang Era Media Sejahtera Tbk.

PT Era Media Sejahtera Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 18 dated January 14, 2021 of Janty Lega, S.H., M.Kn., a notary in South Jakarta. The Company started its commercial operations on January 2021. The immediate and ultimate parent entity and thecontrolling interest of the Company is PT Prambanan Investasi Sukses.

Selengkapnya di halaman DOOH

Tentang Eratex Djaja Tbk.

PT Eratex Djaja Tbk (the "Entity") was established in the framework of Foreign Capital Investment Law No.1, 1967 by Notarial Deed No.7 dated October 12, 1972 based on Deed prepared by Koerniatini Karim, Public Notary in Jakarta. Founded in 1972 as a joint venture company between PT Private Development Finance Company of Indonesia Ltd. and Limmen Investment Ltd., Unisouh Holding Ltd., Eastern Cotton Mills Ltd. Yarn spinning factory was built in 1973 on 17 ha of land in Probolinggo.

Selengkapnya di halaman ERTX