Perbedaan Doodles dan Swell Network: Doodles diperdagangkan di Rp26,35 (kapitalisasi pasar Rp204,62M, volume 24 jam Rp154,9M), sedangkan Swell Network diperdagangkan di Rp13,21 (kapitalisasi pasar Rp66,13M, volume 24 jam Rp33,88M). Perbedaan utamanya: Doodles jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar Swell Network, dan suplai beredar Doodles 7,8B / 10B DOOD (78%) dibanding 5B / 10B SWELL (51%) milik Swell Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Doodles selama 13 Hari dan Swell Network selama 20 Hari.
| DOOD | SWELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp204,62M | Rp66,13M |
Volume (24h) | Rp154,9M | Rp33,88M |
Suplai yang Beredar | 7,8B / 10B DOOD (78%) | 5B / 10B SWELL (51%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 20 Hari |
Doodles adalah merek storytelling generasi baru yang menggabungkan media digital, teknologi on-chain, dan kreativitas komunitas. Awalnya diluncurkan pada 2021 sebagai koleksi NFT terkemuka, Doodles telah berkembang menjadi universe transmedia yang didorong oleh seni, animasi, musik, dan pengalaman digital yang digamifikasi. Misinya adalah membangun franchise media on-chain paling menarik di dunia. Token DOOD menjadi penggerak ekosistem, terintegrasi dengan DreamNet, dan mendorong partisipasi komunitas.
Selengkapnya di halaman DOOD →Swell Network adalah protokol liquid staking terdesentralisasi dan non-kustodian untuk Ethereum. Protokol ini mempermudah akses ke peluang DeFi sambil menjaga prinsip desentralisasi dan kebebasan dari sensor.
Selengkapnya di halaman SWELL →