Perbedaan Doodles dan Subsquid: Doodles diperdagangkan di Rp26,22 (kapitalisasi pasar Rp204,78M, volume 24 jam Rp152,68M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp541,57 (kapitalisasi pasar Rp547,26M, volume 24 jam Rp69,99M). Perbedaan utamanya: Subsquid jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Doodles, dan suplai beredar Doodles 7,8B / 10B DOOD (78%) dibanding 1B / 1,3B SQD (76%) milik Subsquid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Doodles selama 13 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| DOOD | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp204,78M | Rp547,26M |
Volume (24h) | Rp152,68M | Rp69,99M |
Suplai yang Beredar | 7,8B / 10B DOOD (78%) | 1B / 1,3B SQD (76%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Doodles adalah merek storytelling generasi baru yang menggabungkan media digital, teknologi on-chain, dan kreativitas komunitas. Awalnya diluncurkan pada 2021 sebagai koleksi NFT terkemuka, Doodles telah berkembang menjadi universe transmedia yang didorong oleh seni, animasi, musik, dan pengalaman digital yang digamifikasi. Misinya adalah membangun franchise media on-chain paling menarik di dunia. Token DOOD menjadi penggerak ekosistem, terintegrasi dengan DreamNet, dan mendorong partisipasi komunitas.
Selengkapnya di halaman DOOD →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →