Perbedaan Dolomite dan Tensor: Dolomite diperdagangkan di Rp395,43 (kapitalisasi pasar Rp174,22M, volume 24 jam Rp47,89M), sedangkan Tensor diperdagangkan di Rp564,39 (kapitalisasi pasar Rp272,04M, volume 24 jam Rp187,6M). Perbedaan utamanya: Tensor lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Dolomite dibatasi (441,6M / 1B DOLO (45%)), sedangkan Tensor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dolomite selama 12 Hari dan Tensor selama 34 Hari.
| DOLO | TNSR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp174,22M | Rp272,04M |
Volume (24h) | Rp47,89M | Rp187,6M |
Suplai yang Beredar | 441,6M / 1B DOLO (45%) | 487,8M TNSR |
Typical Hold Time | 12 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Dolomite adalah protokol pasar uang dan perdagangan terdesentralisasi yang menawarkan solusi efisien untuk pinjam-meminjam dan trading. Berbeda dari platform DeFi tradisional, Dolomite memungkinkan pengguna mempertahankan fungsi aset mereka sambil menggunakannya sebagai jaminan melalui sistem Dynamic Collateral, sehingga bisa staking, voting, dan mendapatkan reward sekaligus meminjam.
Selengkapnya di halaman DOLO →Tensor adalah pasar NFT terbesar di Solana: 60-70% dari volume NFT Solana mengalir melalui protokol pasar Tensor setiap hari. Tensor diluncurkan pada bulan Juli 2022 dan mendapatkan momentum karena menawarkan pengalaman perdagangan NFT yang cepat dan profesional di Solana. Dalam waktu kurang dari setahun, Tensor dengan cepat naik ke posisi #1 sebagai pasar NFT teratas. Sejak itu, sebagian besar kolektor dan pedagang NFT Solana menggunakan Tensor sebagai pasar NFT harian mereka karena menyediakan cakupan terluas dari proyek NFT terbaru di Solana.
Selengkapnya di halaman TNSR →