Perbedaan Dolomite dan Subsquid: Dolomite diperdagangkan di Rp394,08 (kapitalisasi pasar Rp174,24M, volume 24 jam Rp48,01M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp540,75 (kapitalisasi pasar Rp547,26M, volume 24 jam Rp69,99M). Perbedaan utamanya: Subsquid jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar Dolomite, dan suplai beredar Dolomite 441,6M / 1B DOLO (45%) dibanding 1B / 1,3B SQD (76%) milik Subsquid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dolomite selama 12 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| DOLO | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp174,24M | Rp547,26M |
Volume (24h) | Rp48,01M | Rp69,99M |
Suplai yang Beredar | 441,6M / 1B DOLO (45%) | 1B / 1,3B SQD (76%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Dolomite adalah protokol pasar uang dan perdagangan terdesentralisasi yang menawarkan solusi efisien untuk pinjam-meminjam dan trading. Berbeda dari platform DeFi tradisional, Dolomite memungkinkan pengguna mempertahankan fungsi aset mereka sambil menggunakannya sebagai jaminan melalui sistem Dynamic Collateral, sehingga bisa staking, voting, dan mendapatkan reward sekaligus meminjam.
Selengkapnya di halaman DOLO →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →