Perbedaan Dolomite dan Raydium: Dolomite diperdagangkan di Rp395,19 (kapitalisasi pasar Rp174,22M, volume 24 jam Rp47,89M), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp12.249 (kapitalisasi pasar Rp3,27T, volume 24 jam Rp168,88M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 18,8× kapitalisasi pasar Dolomite, dan suplai beredar Dolomite 441,6M / 1B DOLO (45%) dibanding 269,3M / 555M RAY (49%) milik Raydium. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dolomite selama 12 Hari dan Raydium selama 24 Hari.
| DOLO | RAY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp174,22M | Rp3,27T |
Volume (24h) | Rp47,89M | Rp168,88M |
Suplai yang Beredar | 441,6M / 1B DOLO (45%) | 269,3M / 555M RAY (49%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Dolomite adalah protokol pasar uang dan perdagangan terdesentralisasi yang menawarkan solusi efisien untuk pinjam-meminjam dan trading. Berbeda dari platform DeFi tradisional, Dolomite memungkinkan pengguna mempertahankan fungsi aset mereka sambil menggunakannya sebagai jaminan melalui sistem Dynamic Collateral, sehingga bisa staking, voting, dan mendapatkan reward sekaligus meminjam.
Selengkapnya di halaman DOLO →Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →