Perbedaan Dolomite dan Kaia: Dolomite diperdagangkan di Rp394,65 (kapitalisasi pasar Rp172,95M, volume 24 jam Rp46,81M), sedangkan Kaia diperdagangkan di Rp462,5 (kapitalisasi pasar Rp2,95T, volume 24 jam Rp60,2M). Perbedaan utamanya: Kaia jauh lebih besar — sekitar 17,1× kapitalisasi pasar Dolomite, dan suplai Dolomite dibatasi (441,6M / 1B DOLO (45%)), sedangkan Kaia terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dolomite selama 13 Hari dan Kaia selama 30 Hari.
| DOLO | KAIA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp172,95M | Rp2,95T |
Volume (24h) | Rp46,81M | Rp60,2M |
Suplai yang Beredar | 441,6M / 1B DOLO (45%) | 6,4B KAIA |
Typical Hold Time | 13 Hari | 30 Hari |
Dolomite adalah protokol pasar uang dan perdagangan terdesentralisasi yang menawarkan solusi efisien untuk pinjam-meminjam dan trading. Berbeda dari platform DeFi tradisional, Dolomite memungkinkan pengguna mempertahankan fungsi aset mereka sambil menggunakannya sebagai jaminan melalui sistem Dynamic Collateral, sehingga bisa staking, voting, dan mendapatkan reward sekaligus meminjam.
Selengkapnya di halaman DOLO →Kaia adalah blockchain publik berperforma tinggi yang membawa Web3 lebih dekat ke jutaan pengguna di seluruh Asia. Terbentuk dari penggabungan blockchain Klaytn dan Finschia, yang awalnya dikembangkan oleh Kakao dan LINE, Kaia kini menjadi ekosistem Web3 terbesar di Asia. Platform ini terintegrasi dengan mulus dalam aplikasi pesan KakaoTalk dan LINE, yang memiliki lebih dari 250 juta pengguna gabungan. Pengguna dapat merasakan pengalaman Web3 dengan kecepatan dan kemudahan seperti Web2, semuanya langsung dari aplikasi super favorit mereka. Kaia membuka peluang bagi pengguna untuk terhubung, berkarya, berkolaborasi, dan berkontribusi dalam ekosistem yang berkembang.
Selengkapnya di halaman KAIA →