Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Delta Dunia Makmur Tbk. (DOID) vs Phapros Tbk. (PEHA)

Delta Dunia Makmur Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Delta Dunia Makmur Tbk. dan Phapros Tbk.: Delta Dunia Makmur Tbk. diperdagangkan di Rp208 (kapitalisasi pasar 1,62 T, volume 24 jam 1,64 jt), sedangkan Phapros Tbk. diperdagangkan di Rp264 (kapitalisasi pasar 221,76 M, volume 24 jam 125,6 rb). Perbedaan utamanya: Delta Dunia Makmur Tbk. jauh lebih besar — sekitar 7,3× kapitalisasi pasar Phapros Tbk., dan Delta Dunia Makmur Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,64 jt vs 125,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DOIDPEHA
Kapitalisasi Pasar
1,62 T221,76 M
Volume
1,64 jt125,6 rb
Lot
16,35 rb1,26 rb
Perputaran
341,75 jt33,72 jt
Harga Rata-rata
209,02268,43
Nilai Transaksi
341,75 jt33,72 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
216268
Volume Ekuilibrium Indikatif
710

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DOID
Lihat detail
PEHA
Lihat detail

Tentang Delta Dunia Makmur Tbk.

PT Delta Dunia Makmur Tbk formerly PT. Daeyu Orchid Indonesia, Tbk (the Company) was established on November 26, 1990 under the name PT. Daeyu Poleko Indonesia as a foreign investment and changed the investment status to be local investment on May 14, 1998.

Selengkapnya di halaman DOID

Tentang Phapros Tbk.

PT Phapros Tbk was established under the name of N.V. Pharmaceutical Processing Industries, in short N.V. Phapros, based on Notarial Deed No 54 of Tan A Sioe dated 21 June 1954, which later became PT Pharmaceutical Processing Industries, in short PT Phapros based on Notarial Deed No.43 of E. Pondaag, replacing R.M. Soerojo, dated 5 September 1995, which finally became PT Phapros based on Notarial Deed No. 48 of Prof. Dr. Liliana Tedjosaputro, S.H., M.H., MM., dated 12 April 2006. The Company’s immediate and ultimate parent entity is PT Rajawali Nusantara Indonesia, incorporatedand domiciled in Indonesia.

Selengkapnya di halaman PEHA