Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja DOGS (DOGS) vs Ponke (PONKE)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan DOGS dan Ponke: DOGS diperdagangkan di Rp0,679 (kapitalisasi pasar Rp350,83M, volume 24 jam Rp66,17M), sedangkan Ponke diperdagangkan di Rp392,27 (kapitalisasi pasar Rp216,74M, volume 24 jam Rp34,17M). Perbedaan utamanya: DOGS lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar DOGS 516,8B / 550B DOGS (94%) dibanding 555,5M / 555,6M PONKE (100%) milik Ponke. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DOGS selama 52 Hari dan Ponke selama 11 Hari.

DOGSPONKE
Kap. Pasar
Rp350,83MRp216,74M
Volume (24h)
Rp66,17MRp34,17M
Suplai yang Beredar
516,8B / 550B DOGS (94%)555,5M / 555,6M PONKE (100%)
Typical Hold Time
52 Hari11 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

DOGS
86% Beli14% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 52 Hari
PONKE
100% Beli0% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 11 Hari

Tentang DOGS

Dogs Community adalah inisiatif yang dinamis dan digerakkan oleh komunitas yang dibangun di atas blockchain TON. Proyek ini dirancang untuk memanfaatkan basis pengguna Telegram yang luas dan budaya meme khasnya. Berpusat pada maskot anjing yang banyak dicintai, yang dibuat oleh pendiri Telegram, proyek ini bertujuan untuk memperkenalkan jutaan orang pada teknologi blockchain melalui stiker token, menciptakan ekosistem yang menyenangkan dan menarik dengan fokus pada kepemilikan komunitas, serta distribusi reward yang adil.

Selengkapnya di halaman DOGS

Tentang Ponke

PONKE adalah aset digital baru yang dibuat di jaringan Solana, terkenal dengan transaksi cepat dan biaya rendah. Token ini menonjol karena pendekatan tokenomiknya yang unik, dengan total pasokan 555 juta token. PONKE dirancang untuk memenuhi kebutuhan trader online dan penggemar game, memberikan pengalaman yang lancar dan menyenangkan. Listing di bursa crypto besar meningkatkan aksesibilitasnya, sementara pendekatan berbasis komunitas mendorong keterlibatan pengguna melalui fitur seperti 'helmet' dan saluran media sosial aktif.

Selengkapnya di halaman PONKE