Perbedaan DODO dan Walrus: DODO diperdagangkan di Rp425,18 (kapitalisasi pasar Rp416,34M, volume 24 jam Rp1,04T), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp552,32 (kapitalisasi pasar Rp1,35T, volume 24 jam Rp69,39M). Perbedaan utamanya: Walrus jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar DODO, dan suplai beredar DODO 1B / 1B DODO (100%) dibanding 2,5B / 5B WAL (50%) milik Walrus. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DODO selama 39 Hari dan Walrus selama 22 Hari.
| DODO | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp416,34M | Rp1,35T |
Volume (24h) | Rp1,04T | Rp69,39M |
Suplai yang Beredar | 1B / 1B DODO (100%) | 2,5B / 5B WAL (50%) |
Typical Hold Time | 39 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DODO adalah sebuah protokol DeFi dan penyedia likuiditas on-chain yang dibekali dengan algoritma proactive market maker (PMM) unik, bertujuan untuk menawarkan likuiditas dan stabilitas harga yang lebih baik dibandingkan dengan automated market makers (AMM).
Selengkapnya di halaman DODO →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →