Perbedaan DODO dan MyShell: DODO diperdagangkan di Rp403,04 (kapitalisasi pasar Rp402,06M, volume 24 jam Rp998,21M), sedangkan MyShell diperdagangkan di Rp363,53 (kapitalisasi pasar Rp147,82M, volume 24 jam Rp75,46M). Perbedaan utamanya: DODO jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar MyShell, dan suplai beredar DODO 1B / 1B DODO (100%) dibanding 409,1M / 1B SHELL (41%) milik MyShell. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DODO selama 39 Hari dan MyShell selama 20 Hari.
| DODO | SHELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp402,06M | Rp147,82M |
Volume (24h) | Rp998,21M | Rp75,46M |
Suplai yang Beredar | 1B / 1B DODO (100%) | 409,1M / 1B SHELL (41%) |
Typical Hold Time | 39 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DODO adalah sebuah protokol DeFi dan penyedia likuiditas on-chain yang dibekali dengan algoritma proactive market maker (PMM) unik, bertujuan untuk menawarkan likuiditas dan stabilitas harga yang lebih baik dibandingkan dengan automated market makers (AMM).
Selengkapnya di halaman DODO →MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →