Perbedaan DODO dan Forta: DODO diperdagangkan di Rp396,45 (kapitalisasi pasar Rp402,06M, volume 24 jam Rp998,21M), sedangkan Forta diperdagangkan di Rp215,8 (kapitalisasi pasar Rp137,03M, volume 24 jam Rp4,02M). Perbedaan utamanya: DODO jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar Forta, dan suplai beredar DODO 1B / 1B DODO (100%) dibanding 635,6M / 1B FORT (64%) milik Forta. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DODO selama 39 Hari dan Forta selama 17 Hari.
| DODO | FORT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp402,06M | Rp137,03M |
Volume (24h) | Rp998,21M | Rp4,02M |
Suplai yang Beredar | 1B / 1B DODO (100%) | 635,6M / 1B FORT (64%) |
Typical Hold Time | 39 Hari | 17 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DODO adalah sebuah protokol DeFi dan penyedia likuiditas on-chain yang dibekali dengan algoritma proactive market maker (PMM) unik, bertujuan untuk menawarkan likuiditas dan stabilitas harga yang lebih baik dibandingkan dengan automated market makers (AMM).
Selengkapnya di halaman DODO →Forta adalah jaringan keamanan terdesentralisasi yang berperan penting dalam melindungi Web3. Forta memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (ML) untuk mendeteksi ancaman dan melakukan pemantauan secara real-time di berbagai ekosistem blockchain. Pendekatan proaktif ini membantu menjaga aplikasi blockchain dan penggunanya dari potensi eksploitasi maupun kerentanan.
Selengkapnya di halaman FORT →