Perbedaan DODO dan FIO Protocol: DODO diperdagangkan di Rp400,79 (kapitalisasi pasar Rp410,97M, volume 24 jam Rp258,28M), sedangkan FIO Protocol diperdagangkan di Rp16,26 (kapitalisasi pasar Rp31,51M, volume 24 jam Rp66,75M). Perbedaan utamanya: DODO jauh lebih besar — sekitar 13× kapitalisasi pasar FIO Protocol, dan suplai beredar DODO 1B / 1B DODO (100%) dibanding 847,4M / 1B FIO (85%) milik FIO Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DODO selama 31 Hari dan FIO Protocol selama 30 Hari.
| DODO | FIO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp410,97M | Rp31,51M |
Volume (24h) | Rp258,28M | Rp66,75M |
Suplai yang Beredar | 1B / 1B DODO (100%) | 847,4M / 1B FIO (85%) |
Typical Hold Time | 31 Hari | 30 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DODO adalah sebuah protokol DeFi dan penyedia likuiditas on-chain yang dibekali dengan algoritma proactive market maker (PMM) unik, bertujuan untuk menawarkan likuiditas dan stabilitas harga yang lebih baik dibandingkan dengan automated market makers (AMM).
Selengkapnya di halaman DODO →FIO Protocol (FIO) adalah solusi usability terdesentralisasi dan sumber terbuka yang bertujuan untuk mempermudah transaksi mata uang kripto di semua blockchain. Hal ini dilakukan dengan mengganti alamat dompet yang kompleks dengan satu Crypto Handle yang dapat disesuaikan dan mudah dibaca, dalam format username@domain. FIO Crypto Handle dapat digunakan untuk mengirim, menerima, meminta, dan menandatangani berbagai jenis transaksi mata uang kripto dengan mudah, seperti mengirim email.
Selengkapnya di halaman FIO →