Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) vs Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI)

Indoritel Makmur Internasional Tbk.Trading
Resource Alam Indonesia TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indoritel Makmur Internasional Tbk. dan Resource Alam Indonesia Tbk: Indoritel Makmur Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp9.675 (kapitalisasi pasar 134,75 T, volume 24 jam 17,4 rb), sedangkan Resource Alam Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp274 (kapitalisasi pasar 1,37 T, volume 24 jam 762 rb). Perbedaan utamanya: Indoritel Makmur Internasional Tbk. jauh lebih besar — sekitar 98,4× kapitalisasi pasar Resource Alam Indonesia Tbk, dan Resource Alam Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (762 rb vs 17,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DNETKKGI
Kapitalisasi Pasar
134,75 T1,37 T
Volume
17,4 rb762 rb
Lot
1747,62 rb
Perputaran
166,85 jt207,95 jt
Harga Rata-rata
9.589,22272,9
Nilai Transaksi
166,85 jt207,95 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
9.675274
Volume Ekuilibrium Indikatif
591

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DNET
Lihat detail
KKGI
Lihat detail

Tentang Indoritel Makmur Internasional Tbk.

PT Indoritel Makmur International Tbk, (formerly PT. Dyviacom Intrabumi, Tbk) was established based on Notarial Deed of Siti Pertiwi Henny Singgih, S.H., No 107 dated November 16, 1995, and has a vision to take part in changing the proper lifestyle to the cyber technology era. In early 1997, The Company launched DIFFY.COM to extends its business.

Selengkapnya di halaman DNET

Tentang Resource Alam Indonesia Tbk

PT Resource Alam Indonesia Tbk (the Company) was originally established under the name PT Kurnia Kapuas Utama Glue Industries (which was subsequently changed to PT Kurnia Kapuas Utama Tbk). PT Kurnia Kapuas Glue industries founded in 1981 in Pontianak, West Kalimantan and produces formalin and resin. The company supplies glue for plywood factories within the Bumi Raya Utama Group (BRU Group). The company is domestic investment.

Selengkapnya di halaman KKGI