Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Indoritel Makmur Internasional Tbk.Trading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indoritel Makmur Internasional Tbk. dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Indoritel Makmur Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp9.800 (kapitalisasi pasar 138,29 T, volume 24 jam 28,5 rb), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.030 (kapitalisasi pasar 23,69 T, volume 24 jam 13,03 jt). Perbedaan utamanya: Indoritel Makmur Internasional Tbk. jauh lebih besar — sekitar 5,8× kapitalisasi pasar Japfa Comfeed Indonesia Tbk., dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (13,03 jt vs 28,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DNETJPFA
Kapitalisasi Pasar
138,29 T23,69 T
Volume
28,5 rb13,03 jt
Lot
285130,26 rb
Perputaran
279,88 jt26,31 M
Harga Rata-rata
9.820,442.019,74
Nilai Transaksi
279,88 jt26,31 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
9.8002.030
Volume Ekuilibrium Indikatif
1008,34 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DNET
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Indoritel Makmur Internasional Tbk.

PT Indoritel Makmur International Tbk, (formerly PT. Dyviacom Intrabumi, Tbk) was established based on Notarial Deed of Siti Pertiwi Henny Singgih, S.H., No 107 dated November 16, 1995, and has a vision to take part in changing the proper lifestyle to the cyber technology era. In early 1997, The Company launched DIFFY.COM to extends its business.

Selengkapnya di halaman DNET

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA