Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) vs Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP)

Indoritel Makmur Internasional Tbk.Trading
Gunung Raja Paksi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indoritel Makmur Internasional Tbk. dan Gunung Raja Paksi Tbk.: Indoritel Makmur Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp9.800 (kapitalisasi pasar 138,29 T, volume 24 jam 28,5 rb), sedangkan Gunung Raja Paksi Tbk. diperdagangkan di Rp296 (kapitalisasi pasar 3,56 T, volume 24 jam 344,8 rb). Perbedaan utamanya: Indoritel Makmur Internasional Tbk. jauh lebih besar — sekitar 38,8× kapitalisasi pasar Gunung Raja Paksi Tbk., dan Gunung Raja Paksi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (344,8 rb vs 28,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DNETGGRP
Kapitalisasi Pasar
138,29 T3,56 T
Volume
28,5 rb344,8 rb
Lot
2853,45 rb
Perputaran
279,88 jt101,61 jt
Harga Rata-rata
9.820,44294,7
Nilai Transaksi
279,88 jt101,61 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
9.800296
Volume Ekuilibrium Indikatif
10015

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DNET
Lihat detail
GGRP
Lihat detail

Tentang Indoritel Makmur Internasional Tbk.

PT Indoritel Makmur International Tbk, (formerly PT. Dyviacom Intrabumi, Tbk) was established based on Notarial Deed of Siti Pertiwi Henny Singgih, S.H., No 107 dated November 16, 1995, and has a vision to take part in changing the proper lifestyle to the cyber technology era. In early 1997, The Company launched DIFFY.COM to extends its business.

Selengkapnya di halaman DNET

Tentang Gunung Raja Paksi Tbk.

PT. Gunung Raja Paksi Tbk (the Company) was established under the name of PT Gunung Naga Mas based on Notarial Deed No.229 of Chairani Bustami,S.H. dated August 20,1990 that was amended by Notarial Deed No.25 dated June 6,1991. The change from Foreign Capital Investment (“FCI”) to Domestic Capital Investment (“DCI”) has been approved by the Capital Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia in its Letter No.346/1/IP/PMDN/2016 dated December 15, 2016.

Selengkapnya di halaman GGRP