Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) vs Morenzo Abadi Perkasa Tbk. (ENZO)

Indoritel Makmur Internasional Tbk.Trading
Morenzo Abadi Perkasa Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indoritel Makmur Internasional Tbk. dan Morenzo Abadi Perkasa Tbk.: Indoritel Makmur Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp9.800 (kapitalisasi pasar 138,29 T, volume 24 jam 28,5 rb), sedangkan Morenzo Abadi Perkasa Tbk. diperdagangkan di Rp69 (kapitalisasi pasar 147,05 M, volume 24 jam 8,6 jt). Perbedaan utamanya: Indoritel Makmur Internasional Tbk. jauh lebih besar — sekitar 940,4× kapitalisasi pasar Morenzo Abadi Perkasa Tbk., dan Morenzo Abadi Perkasa Tbk. lebih aktif diperdagangkan (8,6 jt vs 28,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DNETENZO
Kapitalisasi Pasar
138,29 T147,05 M
Volume
28,5 rb8,6 jt
Lot
28585,96 rb
Perputaran
279,88 jt591,25 jt
Harga Rata-rata
9.820,4468,78
Nilai Transaksi
279,88 jt591,25 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
9.80069
Volume Ekuilibrium Indikatif
1004,14 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DNET
Lihat detail
ENZO
Lihat detail

Tentang Indoritel Makmur Internasional Tbk.

PT Indoritel Makmur International Tbk, (formerly PT. Dyviacom Intrabumi, Tbk) was established based on Notarial Deed of Siti Pertiwi Henny Singgih, S.H., No 107 dated November 16, 1995, and has a vision to take part in changing the proper lifestyle to the cyber technology era. In early 1997, The Company launched DIFFY.COM to extends its business.

Selengkapnya di halaman DNET

Tentang Morenzo Abadi Perkasa Tbk.

PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk, (The “Company”) was established based on Notarial Deed No. 21 of Jhon Langsung, S.H., dated January 10, 2013. Company commenced its commercial business activities in 2013. PT Tritunggal Sukses Investama is the ultimate Parent Entity and Parent Entity of the Company and Mr. Markus Silitonga as the ultimate shareholder.

Selengkapnya di halaman ENZO