Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Diamond Food Indonesia Tbk. (DMND) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Diamond Food Indonesia Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Diamond Food Indonesia Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Diamond Food Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp625 (kapitalisasi pasar 5,87 T, volume 24 jam 9,1 rb), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp57 (kapitalisasi pasar 947,79 M, volume 24 jam 13,56 jt). Perbedaan utamanya: Diamond Food Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 6,2× kapitalisasi pasar Wilton Makmur Indonesia Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (13,56 jt vs 9,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DMNDSQMI
Kapitalisasi Pasar
5,87 T947,79 M
Volume
9,1 rb13,56 jt
Lot
91135,59 rb
Perputaran
5,68 jt797,5 jt
Harga Rata-rata
624,1858,82
Nilai Transaksi
5,68 jt797,5 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
62057
Volume Ekuilibrium Indikatif
4009,67 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DMND
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Diamond Food Indonesia Tbk.

PT Diamond Food Indonesia Tbk (the Company) was established in the Republic of Indonesia, initially under the name of PT Jayamurni Tritunggal by deed of notary public Jusnita Gunawan, S.H., dated 3 February 1995 No. 1. The Company commenced its commercial operations in 1995.

Selengkapnya di halaman DMND

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI