Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Puradelta Lestari Tbk. (DMAS) vs Wijaya Karya Beton Tbk. (WTON)

Puradelta Lestari Tbk.Trading
Wijaya Karya Beton Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Puradelta Lestari Tbk. dan Wijaya Karya Beton Tbk.: Puradelta Lestari Tbk. diperdagangkan di Rp138 (kapitalisasi pasar 6,6 T, volume 24 jam 5,19 jt), sedangkan Wijaya Karya Beton Tbk. diperdagangkan di Rp74 (kapitalisasi pasar 644,94 M, volume 24 jam 77,7 rb). Perbedaan utamanya: Puradelta Lestari Tbk. jauh lebih besar — sekitar 10,2× kapitalisasi pasar Wijaya Karya Beton Tbk., dan Puradelta Lestari Tbk. lebih aktif diperdagangkan (5,19 jt vs 77,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DMASWTON
Kapitalisasi Pasar
6,6 T644,94 M
Volume
5,19 jt77,7 rb
Lot
51,93 rb777
Perputaran
716,34 jt5,75 jt
Harga Rata-rata
137,9673,96
Nilai Transaksi
716,34 jt5,75 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
13874
Volume Ekuilibrium Indikatif
2 rb74 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DMAS
Lihat detail
WTON
Lihat detail

Tentang Puradelta Lestari Tbk.

PT Puradelta Lestari Tbk (the Company) was established in Republic of Indonesia based on Notarial Deed of Ano Muhamad Nasruddin No. 77 dated November 12, 1993, a substitute notary of Koswara, S.H., a public notary in Bandung. The Company has changed its status into Foreign Capital Investment (PMA) based on Notarial Deed No. 67 dated October 5, 1996 of Adam Kasdarmadji, S.H., a publicnotary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman DMAS

Tentang Wijaya Karya Beton Tbk.

PT. Wijaya Karya Beton (the Company), to hereafter with Wika Beton, was esthablished in Jakarta with the deed of a limited liability company PT Wijaya Karya Beton No 44 dated March 11, 1997 (Act No 44), made in the presence of Achmad Bajuri, SH, as successor of the Imas Fatimah, SH, notary in Jakarta PT Wijaya Karya Beton operational activities started since March 11, 1997

Selengkapnya di halaman WTON