Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Puradelta Lestari Tbk. (DMAS) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Puradelta Lestari Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Puradelta Lestari Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Puradelta Lestari Tbk. diperdagangkan di Rp137 (kapitalisasi pasar 6,6 T, volume 24 jam 40,24 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp57 (kapitalisasi pasar 947,79 M, volume 24 jam 13,56 jt). Perbedaan utamanya: Puradelta Lestari Tbk. jauh lebih besar — sekitar 7× kapitalisasi pasar Wilton Makmur Indonesia Tbk., dan Puradelta Lestari Tbk. lebih aktif diperdagangkan (40,24 jt vs 13,56 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DMASSQMI
Kapitalisasi Pasar
6,6 T947,79 M
Volume
40,24 jt13,56 jt
Lot
402,39 rb135,59 rb
Perputaran
5,52 M797,5 jt
Harga Rata-rata
137,358,82
Nilai Transaksi
5,52 M797,5 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
13757
Volume Ekuilibrium Indikatif
9,27 rb9,67 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DMAS
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Puradelta Lestari Tbk.

PT Puradelta Lestari Tbk (the Company) was established in Republic of Indonesia based on Notarial Deed of Ano Muhamad Nasruddin No. 77 dated November 12, 1993, a substitute notary of Koswara, S.H., a public notary in Bandung. The Company has changed its status into Foreign Capital Investment (PMA) based on Notarial Deed No. 67 dated October 5, 1996 of Adam Kasdarmadji, S.H., a publicnotary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman DMAS

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI