Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Cipta Sarana Medika Tbk. (DKHH) vs Timah Tbk. (TINS)

Cipta Sarana Medika Tbk.Trading
Timah Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Cipta Sarana Medika Tbk. dan Timah Tbk.: Cipta Sarana Medika Tbk. diperdagangkan di Rp63 (kapitalisasi pasar 158,12 M, volume 24 jam 8,21 jt), sedangkan Timah Tbk. diperdagangkan di Rp3.500 (kapitalisasi pasar 25,92 T, volume 24 jam 33,64 jt). Perbedaan utamanya: Timah Tbk. jauh lebih besar — sekitar 163,9× kapitalisasi pasar Cipta Sarana Medika Tbk., dan Timah Tbk. lebih aktif diperdagangkan (33,64 jt vs 8,21 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DKHHTINS
Kapitalisasi Pasar
158,12 M25,92 T
Volume
8,21 jt33,64 jt
Lot
82,15 rb336,36 rb
Perputaran
515,2 jt118,14 M
Harga Rata-rata
62,723.512,42
Nilai Transaksi
515,2 jt118,14 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
633.500
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,33 rb12,86 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DKHH
Lihat detail
TINS
Lihat detail

Tentang Cipta Sarana Medika Tbk.

PT Cipta Sarana Medika Tbk (the Company) was established based on Deed No. 90 dated September 17, 2014 by Dede Fujianti, SH., M.Kn., Notary in Sukabumi. The Company ultimate parent entity is PT Siliwangi Djajakusumah Bersatu. The Company started its commercial operations in 2014.

Selengkapnya di halaman DKHH

Tentang Timah Tbk.

PT Timah Tbk (Company) was officially establish by Imas Fatimah, SH by Notarial Deed No.1 dated 2 August 1976. The Company represents a merger of three Dutch Mining companies with operations in Indonesia. The Company’s registration statement in offer 50.330.000 new B class shares at par value of Rp. 500 per share in Indonesia was effective on 27 September 1995. In relation to the offering the new shares, the Government of the Republic of Indonesia also offered 125,825,000 B class shares which were represented by 12,582,500 GDR (each GDR representing 10 B class shares) to the public outside Indonesia. Gross profit for 1999 stand at Rp 751 billion, a figure 45% lower than that achieved in 1998, when gross profits reached Rp 1,362 billion.

Selengkapnya di halaman TINS