Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Cipta Sarana Medika Tbk. (DKHH) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Cipta Sarana Medika Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Cipta Sarana Medika Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Cipta Sarana Medika Tbk. diperdagangkan di Rp64 (kapitalisasi pasar 160,67 M, volume 24 jam 21,06 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp58 (kapitalisasi pasar 885,64 M, volume 24 jam 4,93 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 5,5× kapitalisasi pasar Cipta Sarana Medika Tbk., dan Cipta Sarana Medika Tbk. lebih aktif diperdagangkan (21,06 jt vs 4,93 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DKHHSQMI
Kapitalisasi Pasar
160,67 M885,64 M
Volume
21,06 jt4,93 jt
Lot
210,59 rb49,27 rb
Perputaran
1,37 M288,65 jt
Harga Rata-rata
65,2458,59
Nilai Transaksi
1,37 M288,65 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
6457
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,35 rb6,4 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DKHH
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Cipta Sarana Medika Tbk.

PT Cipta Sarana Medika Tbk (the Company) was established based on Deed No. 90 dated September 17, 2014 by Dede Fujianti, SH., M.Kn., Notary in Sukabumi. The Company ultimate parent entity is PT Siliwangi Djajakusumah Bersatu. The Company started its commercial operations in 2014.

Selengkapnya di halaman DKHH

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI