Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Cipta Sarana Medika Tbk. (DKHH) vs Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA)

Cipta Sarana Medika Tbk.Trading
Maharaksa Biru Energi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Cipta Sarana Medika Tbk. dan Maharaksa Biru Energi Tbk.: Cipta Sarana Medika Tbk. diperdagangkan di Rp64 (kapitalisasi pasar 160,67 M, volume 24 jam 14,05 jt), sedangkan Maharaksa Biru Energi Tbk. diperdagangkan di Rp316 (kapitalisasi pasar 2,06 T, volume 24 jam 21,08 jt). Perbedaan utamanya: Maharaksa Biru Energi Tbk. jauh lebih besar — sekitar 12,8× kapitalisasi pasar Cipta Sarana Medika Tbk., dan Maharaksa Biru Energi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (21,08 jt vs 14,05 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DKHHOASA
Kapitalisasi Pasar
160,67 M2,06 T
Volume
14,05 jt21,08 jt
Lot
140,49 rb210,76 rb
Perputaran
899,67 jt6,69 M
Harga Rata-rata
64,04317,32
Nilai Transaksi
899,67 jt6,69 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
64316
Volume Ekuilibrium Indikatif
1003,21 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DKHH
Lihat detail
OASA
Lihat detail

Tentang Cipta Sarana Medika Tbk.

PT Cipta Sarana Medika Tbk (the Company) was established based on Deed No. 90 dated September 17, 2014 by Dede Fujianti, SH., M.Kn., Notary in Sukabumi. The Company ultimate parent entity is PT Siliwangi Djajakusumah Bersatu. The Company started its commercial operations in 2014.

Selengkapnya di halaman DKHH

Tentang Maharaksa Biru Energi Tbk.

PT. Protech Mitra Perkasa Tbk (the Company) was established on April 20, 2006 based on the Notarial Deed No. 72 of Mellyani Noor Shandra S.H. The Company is starting as general trading and contracting company, the company continue to grow and build a solid reputation within the telecommucication industry. Complementing its trade and construction business, in 2013, the Company extends its services by providing managed services for Telco Towers through its full subsidiary, Telesys Indonesia.

Selengkapnya di halaman OASA