Perbedaan DIA dan Verge: DIA diperdagangkan di Rp2.225 (kapitalisasi pasar Rp266,25M, volume 24 jam Rp47,02M), sedangkan Verge diperdagangkan di Rp36,95 (kapitalisasi pasar Rp614,02M, volume 24 jam Rp19,79M). Perbedaan utamanya: Verge jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar DIA, dan suplai beredar DIA 119,7M / 200M DIA (60%) dibanding 16,5B / 16,5B XVG (100%) milik Verge. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DIA selama 24 Hari dan Verge selama 12 Hari.
| DIA | XVG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp266,25M | Rp614,02M |
Volume (24h) | Rp47,02M | Rp19,79M |
Suplai yang Beredar | 119,7M / 200M DIA (60%) | 16,5B / 16,5B XVG (100%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →Verge adalah mata uang kripto yang dirancang untuk menjaga privasi. Bertujuan untuk menjadi versi lebih cepat dan efisien dari blockchain Bitcoin, Verge berfokus pada transaksi yang aman dan privat. Verge menambahkan fitur privasi tambahan, seperti penggunaan jaringan Tor di wallet-nya (vergePay) dan memungkinkan pengguna untuk mengirim uang ke alamat tersembunyi (stealth address).
Selengkapnya di halaman XVG →