Perbedaan DIA dan Nano: DIA diperdagangkan di Rp1.850 (kapitalisasi pasar Rp220,25M, volume 24 jam Rp21,45M), sedangkan Nano diperdagangkan di Rp5.643 (kapitalisasi pasar Rp786,69M, volume 24 jam Rp1,76M). Perbedaan utamanya: Nano jauh lebih besar — sekitar 3,6× kapitalisasi pasar DIA, dan suplai beredar DIA 119,7M / 200M DIA (60%) dibanding 133,2M / 133,2M XNO (100%) milik Nano. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DIA selama 25 Hari dan Nano selama 84 Hari.
| DIA | XNO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp220,25M | Rp786,69M |
Volume (24h) | Rp21,45M | Rp1,76M |
Suplai yang Beredar | 119,7M / 200M DIA (60%) | 133,2M / 133,2M XNO (100%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 84 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →Nano adalah kripto ringan sekaligus platform pembayaran yang membutuhkan sumber daya minimal dan memproses transaksi tanpa biaya. Nano dirancang agar dapat memproses transaksi cepat sehingga sebagian besar transaksinya selesai dalam waktu kurang dari satu detik.
Selengkapnya di halaman XNO →