Perbedaan DIA dan HumidiFi: DIA diperdagangkan di Rp1.850 (kapitalisasi pasar Rp219,88M, volume 24 jam Rp23,12M), sedangkan HumidiFi diperdagangkan di Rp1.181 (kapitalisasi pasar Rp269,81M, volume 24 jam Rp81,98M). Perbedaan utamanya: HumidiFi lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar DIA 119,7M / 200M DIA (60%) dibanding 230M / 1B WET (23%) milik HumidiFi. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DIA selama 25 Hari dan HumidiFi selama 6 Hari.
| DIA | WET | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp219,88M | Rp269,81M |
Volume (24h) | Rp23,12M | Rp81,98M |
Suplai yang Beredar | 119,7M / 200M DIA (60%) | 230M / 1B WET (23%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →HumidiFi adalah DEX terbesar di Solana berdasarkan volume, memproses lebih dari $1 miliar per hari dan mencatat sekitar 35% aktivitas spot di jaringan. Sebagai “prop AMM”, platform ini menggabungkan eksekusi on-chain dengan logika market-making institusional untuk menghadirkan spread lebih ketat, likuiditas lebih dalam, dan eksekusi lebih optimal dibandingkan DEX atau CEX pada umumnya.
Selengkapnya di halaman WET →