Perbedaan DIA dan Ondo US Dollar Yield: DIA diperdagangkan di Rp1.837 (kapitalisasi pasar Rp219,88M, volume 24 jam Rp23,12M), sedangkan Ondo US Dollar Yield diperdagangkan di Rp20.601 (kapitalisasi pasar Rp38,99T, volume 24 jam Rp3,72M). Perbedaan utamanya: Ondo US Dollar Yield jauh lebih besar — sekitar 177,3× kapitalisasi pasar DIA, dan suplai DIA dibatasi (119,7M / 200M DIA (60%)), sedangkan Ondo US Dollar Yield terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DIA selama 25 Hari dan Ondo US Dollar Yield selama 18 Hari.
| DIA | USDY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp219,88M | Rp38,99T |
Volume (24h) | Rp23,12M | Rp3,72M |
Suplai yang Beredar | 119,7M / 200M DIA (60%) | 1,9B USDY |
Typical Hold Time | 25 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →Ondo USDY adalah protokol pinjaman terdesentralisasi yang mendukung aset dengan batasan transfer. Desainnya yang fleksibel memungkinkan akses ke lebih banyak instrumen keuangan. USDY menjadi jembatan untuk menghadirkan aset dunia nyata ke blockchain.
Selengkapnya di halaman USDY →