Perbedaan DIA dan USDC: DIA diperdagangkan di Rp1.844 (kapitalisasi pasar Rp219,88M, volume 24 jam Rp23,12M), sedangkan USDC diperdagangkan di Rp18.100 (kapitalisasi pasar Rp1.322,58T, volume 24 jam Rp145,31T). Perbedaan utamanya: USDC jauh lebih besar — sekitar 6015× kapitalisasi pasar DIA, dan suplai DIA dibatasi (119,7M / 200M DIA (60%)), sedangkan USDC terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DIA selama 25 Hari dan USDC selama 61 Hari.
| DIA | USDC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp219,88M | Rp1.322,58T |
Volume (24h) | Rp23,12M | Rp145,31T |
Suplai yang Beredar | 119,7M / 200M DIA (60%) | 73,3B USDC |
Typical Hold Time | 25 Hari | 61 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →USD Coin adalah stablecoin yang dipatok ke dolar AS dengan basis 1:1. Stablecoin ini awalnya diluncurkan secara terbatas pada September 2018. Sederhananya, mantra USD Coin adalah 'uang digital untuk era digital' — dan stablecoin dirancang untuk dunia di mana transaksi tanpa uang tunai menjadi lebih umum. USD Coin bertujuan untuk mengungguli para pesaing dalam beberapa cara. Salah satunya melalui transparansi dan jaminan bahwa pengguna akan dapat menarik 1 USDC dan menerima $1 sebagai imbalan tanpa masalah.
Selengkapnya di halaman USDC →