Perbedaan DIA dan UMA: DIA diperdagangkan di Rp1.848 (kapitalisasi pasar Rp220,25M, volume 24 jam Rp21,45M), sedangkan UMA diperdagangkan di Rp6.682 (kapitalisasi pasar Rp606,04M, volume 24 jam Rp49,01M). Perbedaan utamanya: UMA jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar DIA, dan suplai DIA dibatasi (119,7M / 200M DIA (60%)), sedangkan UMA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DIA selama 25 Hari dan UMA selama 71 Hari.
| DIA | UMA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp220,25M | Rp606,04M |
Volume (24h) | Rp21,45M | Rp49,01M |
Suplai yang Beredar | 119,7M / 200M DIA (60%) | 91,7M UMA |
Typical Hold Time | 25 Hari | 71 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →UMA, atau Universal Market Access, adalah protokol untuk penciptaan aset sintetis berbasis blockchain Ethereum (ETH). UMA memungkinkan counterparty untuk mendigitalkan dan mengotomatiskan setiap derivatif keuangan dunia nyata, seperti kontrak berjangka, kontrak untuk perbedaan (CFD), atau swap total return.
Selengkapnya di halaman UMA →