Perbedaan DIA dan Theta Network: DIA diperdagangkan di Rp1.848 (kapitalisasi pasar Rp220,25M, volume 24 jam Rp21,45M), sedangkan Theta Network diperdagangkan di Rp2.622 (kapitalisasi pasar Rp2,6T, volume 24 jam Rp101,02M). Perbedaan utamanya: Theta Network jauh lebih besar — sekitar 11,8× kapitalisasi pasar DIA, dan suplai beredar DIA 119,7M / 200M DIA (60%) dibanding 1B / 1B THETA (100%) milik Theta Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DIA selama 25 Hari dan Theta Network selama 75 Hari.
| DIA | THETA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp220,25M | Rp2,6T |
Volume (24h) | Rp21,45M | Rp101,02M |
Suplai yang Beredar | 119,7M / 200M DIA (60%) | 1B / 1B THETA (100%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 75 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →THETA adalah jaringan bertenaga blockchain yang dibuat khusus untuk streaming video. Konsep bisnis utama Theta adalah mendesentralisasikan streaming video, pengiriman data, dan edge computing, menjadikannya lebih efisien, hemat biaya, dan adil bagi pelaku industri.
Selengkapnya di halaman THETA →