Perbedaan DIA dan Storj: DIA diperdagangkan di Rp2.248 (kapitalisasi pasar Rp269,83M, volume 24 jam Rp45,63M), sedangkan Storj diperdagangkan di Rp855,36 (kapitalisasi pasar Rp363,88M, volume 24 jam Rp324,97M). Perbedaan utamanya: Storj lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai DIA dibatasi (119,7M / 200M DIA (60%)), sedangkan Storj terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DIA selama 24 Hari dan Storj selama 70 Hari.
| DIA | STORJ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp269,83M | Rp363,88M |
Volume (24h) | Rp45,63M | Rp324,97M |
Suplai yang Beredar | 119,7M / 200M DIA (60%) | 425M STORJ |
Typical Hold Time | 24 Hari | 70 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →STORJ, diucapkan sebagai "storage," adalah platform open-source penyimpanan cloud. Pada dasarnya, ia menggunakan jaringan node yang terdesentralisasi untuk menampung data pengguna. Platform ini juga mengamankan data yang ditampung menggunakan enkripsi tingkat lanjut.
Selengkapnya di halaman STORJ →