Perbedaan DIA dan StakeStone: DIA diperdagangkan di Rp1.846 (kapitalisasi pasar Rp219,88M, volume 24 jam Rp23,12M), sedangkan StakeStone diperdagangkan di Rp775,86 (kapitalisasi pasar Rp174,93M, volume 24 jam Rp80,76M). Perbedaan utamanya: DIA lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar DIA 119,7M / 200M DIA (60%) dibanding 225,3M / 1B STO (23%) milik StakeStone. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DIA selama 25 Hari dan StakeStone selama 10 Hari.
| DIA | STO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp219,88M | Rp174,93M |
Volume (24h) | Rp23,12M | Rp80,76M |
Suplai yang Beredar | 119,7M / 200M DIA (60%) | 225,3M / 1B STO (23%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →StakeStone adalah protokol infrastruktur likuiditas terdesentralisasi yang dirancang untuk mengoptimalkan imbal hasil dan distribusi likuiditas di berbagai jaringan blockchain. Melalui solusi seperti LiquidityPad dan aset ETH/BTC yang menghasilkan imbal hasil, StakeStone memberdayakan penyedia likuiditas dengan peluang penghasilan yang efisien sekaligus memenuhi kebutuhan likuiditas khusus dari berbagai ekosistem dan protokol.
Selengkapnya di halaman STO →