Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan DIA dan Subsquid: DIA diperdagangkan di Rp1.853 (kapitalisasi pasar Rp221,72M, volume 24 jam Rp21M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp547,26 (kapitalisasi pasar Rp554,49M, volume 24 jam Rp67,39M). Perbedaan utamanya: Subsquid jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar DIA, dan suplai beredar DIA 119,7M / 200M DIA (60%) dibanding 1B / 1,3B SQD (76%) milik Subsquid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DIA selama 25 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| DIA | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp221,72M | Rp554,49M |
Volume (24h) | Rp21M | Rp67,39M |
Suplai yang Beredar | 119,7M / 200M DIA (60%) | 1B / 1,3B SQD (76%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 8 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token DIA diperdagangkan di zona netral dengan harga Rp1.910, mendekati support kunci di Rp1.881. Indikator teknis menunjukkan sinyal campuran dengan moving averages bearish namun osilator netral. Tokenomics menunjukkan 60% supply beredar dari total 200 juta token, dengan rata-rata hold time 25 hari. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook netral dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terletak pada potensi rebound dari level support, namun tekanan jual dari moving averages dan rendahnya volume trading menjadi perhatian. Investor harus waspada terhadap risiko likuiditas dan sensitivitas terhadap sentimen pasar crypto secara keseluruhan.
SQD saat ini diperdagangkan di Rp554,11 dengan kapitalisasi pasar Rp561,58 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish dari moving averages meski RSI dalam zona netral. Token ini memiliki supply terbatas 1,3 juta dengan 76% sudah beredar, namun tidak ada update protokol signifikan yang tercatat. Posisi harga berada dekat support S1 (Rp557) dengan tekanan jual dominan berdasarkan indikator ADX.
Outlook keseluruhan cenderung hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support, sementara risiko mencakup likuiditas terbatas dan minimnya perkembangan ekosistem. Investor perlu memantau pergerakan harga di sekitar level kunci dan update jaringan sebelum mengambil keputusan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →