Perbedaan DIA dan Somnia: DIA diperdagangkan di Rp1.853 (kapitalisasi pasar Rp219,88M, volume 24 jam Rp23,12M), sedangkan Somnia diperdagangkan di Rp1.853 (kapitalisasi pasar Rp447,09M, volume 24 jam Rp111,55M). Perbedaan utamanya: Somnia jauh lebih besar — sekitar 2× kapitalisasi pasar DIA, dan suplai beredar DIA 119,7M / 200M DIA (60%) dibanding 243,2M / 1B SOMI (25%) milik Somnia. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DIA selama 25 Hari dan Somnia selama 31 Hari.
| DIA | SOMI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp219,88M | Rp447,09M |
Volume (24h) | Rp23,12M | Rp111,55M |
Suplai yang Beredar | 119,7M / 200M DIA (60%) | 243,2M / 1B SOMI (25%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 31 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →Somnia adalah blockchain Layer 1 yang kompatibel dengan EVM, dirancang untuk aplikasi real-time berskala besar di bidang gaming, sosial, metaverse, dan DeFi. Arsitektur MultiStream miliknya mampu memproses lebih dari satu juta transaksi per detik dengan finalitas sub-detik, menghadirkan skalabilitas tanpa hambatan sekaligus menjaga desentralisasi. Dengan eksekusi EVM terkompilasi, IceDB untuk latensi ultra-rendah, dan kompresi canggih, Somnia memastikan interaksi berkecepatan tinggi dan berbiaya rendah untuk aplikasi konsumen generasi berikutnya.
Selengkapnya di halaman SOMI →