Perbedaan DIA dan Quack AI: DIA diperdagangkan di Rp2.223 (kapitalisasi pasar Rp266,25M, volume 24 jam Rp47,02M), sedangkan Quack AI diperdagangkan di Rp389,02 (kapitalisasi pasar Rp1,66T, volume 24 jam Rp44,53M). Perbedaan utamanya: Quack AI jauh lebih besar — sekitar 6,2× kapitalisasi pasar DIA, dan suplai beredar DIA 119,7M / 200M DIA (60%) dibanding 4,3B / 10B Q (44%) milik Quack AI. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DIA selama 24 Hari dan Quack AI selama 3 Hari.
| DIA | Q | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp266,25M | Rp1,66T |
Volume (24h) | Rp47,02M | Rp44,53M |
Suplai yang Beredar | 119,7M / 200M DIA (60%) | 4,3B / 10B Q (44%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →Quack AI adalah infrastruktur governance yang menggunakan agen AI modular untuk mengotomatisasi dan meningkatkan skala pengambilan keputusan bagi DAO dan protokol Web3. Platform ini menganalisis proposal, mendelegasikan voting, dan menyederhanakan eksekusi untuk meningkatkan partisipasi dan efisiensi. Dibangun dengan standar lintas chain seperti x402, Quack AI memungkinkan aksi governance tanpa gas fee dan berbasis kebijakan di jaringan seperti BNB Chain dan Arbitrum.
Selengkapnya di halaman Q →