Perbedaan DIA dan Osmosis: DIA diperdagangkan di Rp1.848 (kapitalisasi pasar Rp219,88M, volume 24 jam Rp23,12M), sedangkan Osmosis diperdagangkan di Rp616,82 (kapitalisasi pasar Rp479,92M, volume 24 jam Rp41,93M). Perbedaan utamanya: Osmosis jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar DIA, dan suplai beredar DIA 119,7M / 200M DIA (60%) dibanding 780,8M / 1B OSMO (79%) milik Osmosis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DIA selama 25 Hari dan Osmosis selama 21 Hari.
| DIA | OSMO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp219,88M | Rp479,92M |
Volume (24h) | Rp23,12M | Rp41,93M |
Suplai yang Beredar | 119,7M / 200M DIA (60%) | 780,8M / 1B OSMO (79%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →