Perbedaan DIA dan Nexo: DIA diperdagangkan di Rp2.239 (kapitalisasi pasar Rp266,69M, volume 24 jam Rp47,13M), sedangkan Nexo diperdagangkan di Rp13.002 (kapitalisasi pasar Rp8,41T, volume 24 jam Rp79,65M). Perbedaan utamanya: Nexo jauh lebih besar — sekitar 31,5× kapitalisasi pasar DIA, dan suplai beredar DIA 119,7M / 200M DIA (60%) dibanding 646,1M / 1B NEXO (65%) milik Nexo. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DIA selama 24 Hari dan Nexo selama 29 Hari.
| DIA | NEXO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp266,69M | Rp8,41T |
Volume (24h) | Rp47,13M | Rp79,65M |
Suplai yang Beredar | 119,7M / 200M DIA (60%) | 646,1M / 1B NEXO (65%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 29 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →Nexo adalah platform pendanaan berbasis blockchain yang menawarkan pinjaman mata uang kripto instan. Pengguna mendepositkan token tertentu seperti Bitcoin atau Ether sebagai kolateral untuk mendapatkan pinjaman dalam bentuk mata uang fiat atau stablecoin. Proses pinjaman otomatis ini menggunakan kontrak pintar dan oracle pada blockchain Ethereum untuk mengelola pinjaman.
Selengkapnya di halaman NEXO →