Perbedaan DIA dan IOTA: DIA diperdagangkan di Rp2.246 (kapitalisasi pasar Rp269,83M, volume 24 jam Rp45,63M), sedangkan IOTA diperdagangkan di Rp603,57 (kapitalisasi pasar Rp2,76T, volume 24 jam Rp106,88M). Perbedaan utamanya: IOTA jauh lebih besar — sekitar 10,2× kapitalisasi pasar DIA, dan suplai DIA dibatasi (119,7M / 200M DIA (60%)), sedangkan IOTA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DIA selama 24 Hari dan IOTA selama 49 Hari.
| DIA | MIOTA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp269,83M | Rp2,76T |
Volume (24h) | Rp45,63M | Rp106,88M |
Suplai yang Beredar | 119,7M / 200M DIA (60%) | 4,6B MIOTA |
Typical Hold Time | 24 Hari | 49 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →IOTA adalah ledger terdistribusi dengan sebuah perbedaan signifikan: ini bukanlah sebuah blockchain. Melainkan, teknologi tersendiri yang dikenal sebagai Tangle, sebuah sistem node untuk mengkonfirmasi transaksi. Yayasan yang mengelola platform ini mengatakan IOTA menawarkan kecepatan yang melebihi blockchain konvensional serta landasan ideal bagi ekosistem Internet of Things yang terus berkembang.
Selengkapnya di halaman MIOTA →