Perbedaan DIA dan Merlin Chain: DIA diperdagangkan di Rp2.248 (kapitalisasi pasar Rp269,83M, volume 24 jam Rp45,63M), sedangkan Merlin Chain diperdagangkan di Rp320,71 (kapitalisasi pasar Rp432,03M, volume 24 jam Rp23,97M). Perbedaan utamanya: Merlin Chain lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar DIA 119,7M / 200M DIA (60%) dibanding 1,4B / 2,1B MERL (65%) milik Merlin Chain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DIA selama 24 Hari dan Merlin Chain selama 10 Hari.
| DIA | MERL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp269,83M | Rp432,03M |
Volume (24h) | Rp45,63M | Rp23,97M |
Suplai yang Beredar | 119,7M / 200M DIA (60%) | 1,4B / 2,1B MERL (65%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →