Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan DIA dan Terra Classic: DIA diperdagangkan di Rp1.857 (kapitalisasi pasar Rp221,72M, volume 24 jam Rp21M), sedangkan Terra Classic diperdagangkan di Rp1,09 (kapitalisasi pasar Rp5,98T, volume 24 jam Rp208,09M). Perbedaan utamanya: Terra Classic jauh lebih besar — sekitar 27× kapitalisasi pasar DIA, dan suplai beredar DIA 119,7M / 200M DIA (60%) dibanding 5,5T / 6,5T LUNC (86%) milik Terra Classic. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DIA selama 25 Hari dan Terra Classic selama 187 Hari.
| DIA | LUNC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp221,72M | Rp5,98T |
Volume (24h) | Rp21M | Rp208,09M |
Suplai yang Beredar | 119,7M / 200M DIA (60%) | 5,5T / 6,5T LUNC (86%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 187 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token DIA diperdagangkan di zona netral dengan harga Rp1.910, mendekati support kunci di Rp1.881. Indikator teknis menunjukkan sinyal campuran dengan moving averages bearish namun osilator netral. Tokenomics menunjukkan 60% supply beredar dari total 200 juta token, dengan rata-rata hold time 25 hari. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook netral dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terletak pada potensi rebound dari level support, namun tekanan jual dari moving averages dan rendahnya volume trading menjadi perhatian. Investor harus waspada terhadap risiko likuiditas dan sensitivitas terhadap sentimen pasar crypto secara keseluruhan.
Terra Classic (LUNC) saat ini diperdagangkan pada Rp1,11 dengan kapitalisasi pasar Rp6,14 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish yang kuat dengan 13 indikator jual versus 3 beli. Token ini memiliki supply sirkulasi 5,5 triliun dari total 6,5 triliun LUNC dengan rata-rata hold time 187 hari. Tren jangka pendek menunjukkan tekanan jual dominan meskipun osilator dalam kondisi netral.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada momentum pemulihan jika berhasil menembus resistance, namun risiko utama meliputi likuiditas terbatas dan tekanan jual berkelanjutan. Investor perlu memantau level support kritis untuk menghindari kerugian lebih lanjut.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →Terra adalah protokol blockchain yang menggunakan stablecoin yang dipatok fiat untuk mendukung sistem pembayaran global dengan harga yang stabil. Terra menggabungkan stabilitas harga dan adopsi mata uang fiat yang luas dengan ketahanan sensor Bitcoin (BTC) dan menawarkan penyelesaian yang cepat dan terjangkau.
Selengkapnya di halaman LUNC →