Perbedaan DIA dan Liquity: DIA diperdagangkan di Rp2.283 (kapitalisasi pasar Rp269,38M, volume 24 jam Rp44,99M), sedangkan Liquity diperdagangkan di Rp3.496 (kapitalisasi pasar Rp336,95M, volume 24 jam Rp34,42M). Perbedaan utamanya: Liquity lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar DIA 119,7M / 200M DIA (60%) dibanding 96,3M / 100M LQTY (97%) milik Liquity. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DIA selama 24 Hari dan Liquity selama 21 Hari.
| DIA | LQTY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp269,38M | Rp336,95M |
Volume (24h) | Rp44,99M | Rp34,42M |
Suplai yang Beredar | 119,7M / 200M DIA (60%) | 96,3M / 100M LQTY (97%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →Liquity adalah protokol peminjaman terdesentralisasi di Ethereum yang menggunakan LQTY, stablecoin yang dipatok pada USD. Pemegang Ether dapat meminjam LQTY dengan biaya penukaran dan penerbitan pinjaman yang disesuaikan secara algoritmis.
Selengkapnya di halaman LQTY →