Perbedaan DIA dan Solayer: DIA diperdagangkan di Rp2.154 (kapitalisasi pasar Rp257,19M, volume 24 jam Rp39,19M), sedangkan Solayer diperdagangkan di Rp1.050 (kapitalisasi pasar Rp500,55M, volume 24 jam Rp196,85M). Perbedaan utamanya: Solayer lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai DIA dibatasi (119,7M / 200M DIA (60%)), sedangkan Solayer terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DIA selama 24 Hari dan Solayer selama 35 Hari.
| DIA | LAYER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp257,19M | Rp500,55M |
Volume (24h) | Rp39,19M | Rp196,85M |
Suplai yang Beredar | 119,7M / 200M DIA (60%) | 475,5M LAYER |
Typical Hold Time | 24 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →