Perbedaan DIA dan Hyperlane: DIA diperdagangkan di Rp2.180 (kapitalisasi pasar Rp259,14M, volume 24 jam Rp39,74M), sedangkan Hyperlane diperdagangkan di Rp1.147 (kapitalisasi pasar Rp450,7M, volume 24 jam Rp175,26M). Perbedaan utamanya: Hyperlane lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar DIA 119,7M / 200M DIA (60%) dibanding 393,2M / 1B HYPER (40%) milik Hyperlane. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DIA selama 24 Hari dan Hyperlane selama 31 Hari.
| DIA | HYPER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp259,14M | Rp450,7M |
Volume (24h) | Rp39,74M | Rp175,26M |
Suplai yang Beredar | 119,7M / 200M DIA (60%) | 393,2M / 1B HYPER (40%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 31 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →Hyperlane adalah lapisan interoperabilitas inovatif yang dirancang untuk menghubungkan ekosistem blockchain modular, memungkinkan komunikasi lintas jaringan seperti Layer 1, rollup, dan app-chain secara mulus. Dengan pendekatan deployment tanpa izin (permissionless), Hyperlane memudahkan pengembang dalam menjembatani berbagai chain, sekaligus menawarkan model keamanan yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan aplikasi mereka.
Selengkapnya di halaman HYPER →