Perbedaan DIA dan Gram: DIA diperdagangkan di Rp2.206 (kapitalisasi pasar Rp263,67M, volume 24 jam Rp46,55M), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp23.847 (kapitalisasi pasar Rp65,73T, volume 24 jam Rp689,16M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 249,3× kapitalisasi pasar DIA, dan suplai DIA dibatasi (119,7M / 200M DIA (60%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DIA selama 24 Hari dan Gram selama 6 Hari.
| DIA | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp263,67M | Rp65,73T |
Volume (24h) | Rp46,55M | Rp689,16M |
Suplai yang Beredar | 119,7M / 200M DIA (60%) | 2,8B GRAM |
Typical Hold Time | 24 Hari | 6 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token DIA saat ini diperdagangkan di Rp2.225 dengan kapitalisasi pasar Rp262,27 juta, menunjukkan posisi bullish secara keseluruhan meskipun moving averages masih bearish. Token ini berada di zona support kritis dengan sirkulasi 60% dari total supply 200 juta DIA. RSI netral menunjukkan momentum yang seimbang, sementara ADX mengindikasikan tren yang kuat. Hold time rata-rata 24 hari mencerminkan aktivitas perdagangan yang stabil.
Outlook DIA menunjukkan potensi rebound dari level support, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi khas crypto. Peluang terletak pada momentum bullish dan posisi dekat support, sementara risiko utama adalah tekanan jangka pendek dari moving averages bearish dan sensitivitas terhadap sentimen pasar crypto secara keseluruhan.
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →