Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja DIA (DIA) vs GMX (GMX)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan DIA dan GMX: DIA diperdagangkan di Rp1.814 (kapitalisasi pasar Rp217,12M, volume 24 jam Rp31,56M), sedangkan GMX diperdagangkan di Rp102.407 (kapitalisasi pasar Rp1,07T, volume 24 jam Rp44,43M). Perbedaan utamanya: GMX jauh lebih besar — sekitar 4,9× kapitalisasi pasar DIA, dan suplai beredar DIA 119,7M / 200M DIA (60%) dibanding 10,4M / 13,3M GMX (79%) milik GMX. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DIA selama 25 Hari dan GMX selama 45 Hari.

DIAGMX
Kap. Pasar
Rp217,12MRp1,07T
Volume (24h)
Rp31,56MRp44,43M
Suplai yang Beredar
119,7M / 200M DIA (60%)10,4M / 13,3M GMX (79%)
Typical Hold Time
25 Hari45 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

DIA

DIA saat ini diperdagangkan di Rp1.855 dengan sinyal teknis netral. Token berada dalam fase konsolidasi dengan support kuat di Rp1.756 dan resistance di Rp1.942. Market cap mencapai Rp219,88 juta dengan supply beredar 119,7 juta dari total 200 juta token. RSI menunjukkan kondisi netral tanpa tekanan jual atau beli berlebihan. Hold time rata-rata 25 hari mengindikasikan holding pattern jangka menengah.

Outlook netral dengan potensi breakout jika tembus resistance Rp1.942. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang ada pada adopsi ekosistem yang berkembang, namun perlu monitoring ketat level support kunci.

GMX

GMX saat ini diperdagangkan di zona support kritis dengan sinyal teknis bearish yang dominan. Harga Rp102.000 berada dekat level support S1 (Rp102.163) dengan market cap Rp1,06T. Moving averages menunjukkan tekanan jual kuat (11 sinyal jual vs 2 beli), sementara osilator netral. Tokenomics menunjukkan 79% supply beredar dari total 13,3 juta GMX dengan rata-rata hold time 45 hari.

Outlook jangka pendek bearish dengan risiko breakdown di bawah support. Peluang rebound dari zona support saat ini, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Investor harus memantau ketat level S3 (Rp97.639) sebagai support kunci berikutnya.

Tentang DIA

DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.

Selengkapnya di halaman DIA

Tentang GMX

GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.

Selengkapnya di halaman GMX