Perbedaan DIA dan Genius Terminal: DIA diperdagangkan di Rp2.223 (kapitalisasi pasar Rp266,25M, volume 24 jam Rp47,02M), sedangkan Genius Terminal diperdagangkan di Rp7.026 (kapitalisasi pasar Rp2,35T, volume 24 jam Rp198,53M). Perbedaan utamanya: Genius Terminal jauh lebih besar — sekitar 8,8× kapitalisasi pasar DIA, dan suplai beredar DIA 119,7M / 200M DIA (60%) dibanding 335,4M / 1B GENIUS (34%) milik Genius Terminal. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DIA selama 24 Hari dan Genius Terminal selama 5 Hari.
| DIA | GENIUS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp266,25M | Rp2,35T |
Volume (24h) | Rp47,02M | Rp198,53M |
Suplai yang Beredar | 119,7M / 200M DIA (60%) | 335,4M / 1B GENIUS (34%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →GENIUS adalah aset native dari Genius Terminal, platform yang menggunakan kecerdasan buatan untuk membantu pengguna melakukan riset, analisis, dan memahami pasar crypto. Ekosistem ini menyediakan alat untuk intelijen pasar, penemuan proyek, dan analisis informasi guna mempermudah interaksi pengguna dengan data aset digital.
Selengkapnya di halaman GENIUS →