Perbedaan DIA dan Gravity: DIA diperdagangkan di Rp1.852 (kapitalisasi pasar Rp221,81M, volume 24 jam Rp28,15M), sedangkan Gravity diperdagangkan di Rp62,58 (kapitalisasi pasar Rp675,71M, volume 24 jam Rp87,59M). Perbedaan utamanya: Gravity jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar DIA, dan suplai beredar DIA 119,7M / 200M DIA (60%) dibanding 10,9B / 12B G (91%) milik Gravity. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DIA selama 25 Hari dan Gravity selama 48 Hari.
| DIA | G | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp221,81M | Rp675,71M |
Volume (24h) | Rp28,15M | Rp87,59M |
Suplai yang Beredar | 119,7M / 200M DIA (60%) | 10,9B / 12B G (91%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 48 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DIA saat ini diperdagangkan di Rp1.855 dengan sinyal teknis netral. Token berada dalam fase konsolidasi dengan support kuat di Rp1.756 dan resistance di Rp1.942. Market cap mencapai Rp219,88 juta dengan supply beredar 119,7 juta dari total 200 juta token. RSI menunjukkan kondisi netral tanpa tekanan jual atau beli berlebihan. Hold time rata-rata 25 hari mengindikasikan holding pattern jangka menengah.
Outlook netral dengan potensi breakout jika tembus resistance Rp1.942. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang ada pada adopsi ekosistem yang berkembang, namun perlu monitoring ketat level support kunci.
Token Gravity saat ini diperdagangkan di Rp61,67 dengan kapitalisasi pasar Rp668,69 juta dan sinyal teknis bullish secara keseluruhan. Token menunjukkan pergerakan positif dengan indikator moving average yang mendukung tren naik, meskipun osilator berada di zona netral. Supply yang hampir penuh (91% beredar) dan hold time 48 hari menunjukkan stabilitas kepemilikan. Level support terdekat di Rp60 dan resistance di Rp62 menjadi kunci pergerakan harga selanjutnya.
Outlook keseluruhan cenderung positif dengan momentum teknis yang kuat, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas kripto yang tinggi dan likuiditas terbatas dengan volume perdagangan yang relatif kecil. Risiko utama termasuk fluktuasi harga tajam dan eksposur terbatas pada pasar Indonesia.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →Gravity adalah blockchain Layer 1 yang dirancang untuk adopsi massal dan masa depan omnichain. Pendekatannya mengabstraksi kompleksitas teknis dari interaksi multichain, mengintegrasikan teknologi canggih seperti Zero-Knowledge Proofs, mekanisme konsensus mutakhir, dan arsitektur berbasis restaking untuk memastikan kinerja tinggi, keamanan yang ditingkatkan, dan efisiensi biaya.
Selengkapnya di halaman G →